Bencana
Ekologi Ancam Kalimantan
pengertian ekologi
secara harfiah mengakar pada dua kata
dari bahasa Yunani yakni Oikos dan juga Logos. Oikos
berarti rumah atau tempat untuk hidup. Kemudian Logos adalah ilmu. Jadi, bisa
disimpulkan bahwa pengertian ekologi secara sederhana adalah ilmu
yang mempelajari mahluk hidup di dalam rumahnya, atau bisa juga dikatakan bahwa
ekologi adalah ilmu mengenai rumah tangga mahluk hidup. Sebagian ilmuan juga
menyepakati bahwa pengertian ekologi tak lain adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari hubungan antara organisme dengan lingkungannya. Lebih spesifik
lagi, pengertian ekologi bagi sebagian orang adalah ilmu yang bmencoba untuk
memahami dan mempelajari hubungan antara binatang, tumbuhan, manusia dan juga
lingkungannya, bagaimana mereka hidup, dimana mereka hidup, juga mengapa mereka
berada di lingkungan tersebut.
Pengertian ekologi ini memang beragam, namun jika dicermati, kita bisa menarik kesimpulan bahwa inti dati ilmu ini adalah abiotik dan juga biotik. Abiotok adalah segala sesuatu yang tak hidup sementara biotok merujuk pada organisme-organisme makhluk hidup. Lebih jauh lagi, secara detil disebutkan bahwa ekoligi sebenarnya sebuah area belajar dimana pokok kajiannya adalah struktur juga fungsi ekosistem atau alam termasuk manusia di dalamnya. Ekologi adalah ilmu yang sangat dasar dan tidak menekankan pada praktek. Dengan demikian, orang yang belajar ekologi sesungguhnya mempertanyakan beberapa hal, antara lain:
1.
Bagaimana sistem alam bekerja.
2.
Bagaimana spesies melakukan proses adaptasi terhadap lingkungan habitatnya.
3.
Hal apa saja yang mereka butuhkan dari lingkungan habitat tersebut untuk
melanggengkan hidupnya.
4.
Bagaimana organisme tersebut melakukan pola interaksi.
5.
Bagaimana mereka mencukupi kebutuhannya akan unsur hara juga energi.
6.
Bagaimana organisme tersebut berlaku dalam sebuah populasi
7.
Dan masih banyak lagi lainnya.

Saat ini kondisi lingkungan di kalimantan sudah mulai
rusak, yang membuat banyak kehidupan terancam, bukan hanya manusia, namun juga
tumbuhan, hewan dan lain sebagainya.
Karena itu, penyelamatan terhadap lingkungan perlu
dilakukan, baik oleh kaum awam atau masyarakat, hingga tokoh agama, tidak
terkecuali pastor dan suster.
Hal itulah yang coba dilakukan oleh komisi keadilan dan
perdamaian keuskupan agung pontianak dengan menggelar seminar keadilan ekologi
dan perdamaian di rumah retret santo fransiskus asisi kecamatan sungai raya,
kabupaten kubu raya 28 hingga 29 november 2012.
Dalam seminar ini,sekretaris eksekutif komisi keadilan,
perdamaian, keutuhan ciptaan KWI Romo Paulus Christian Siswantoko Projo bahkan
mengatakan, saat ini ada satu ketakutan, tahun 2020 borneo atau pulau
kalimantan gelap, artinya laju kerusakan lingkungan akan menyebabkan pulau
kalimantan habis atau masyarakat kalimantan akan mengalami penderitaan.
Menurut romo paulus chritsian siswantoko, bayak faktor
yang menyebabkan kerusakan lingkungan di Kalimantan, salah satunya mudahnya
izin usaha pertambangan dan perkebunan skala besar yang diberikan pemerintah,
tanpa prosedural seperti amdal tidak pernah digunakan dan reklamasi lahan yang
tidak pernah diperhitungkan.::Raydatodi
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pembahasan maka penulis dapat menyimpulkan sebagai
berikut :
1. Ekologi terdiri dari beberapa jenis.
Contohnya yaitu ekologi hutan, ekologi laut, ekologi tanaman, ekologi serangga,
dan ekologi air tawar.
2. Setiap jenis ekologi memiliki cakupan yang
berbeda-beda
Saran
1. Sebagai mahasiswa seharusnya lebih
memperdalam ilmu pengetahuan sesuai dengan bidangnya sehingga mempunyai skill.
2. Di harapkan lebih menyempurnakan makalah
ini.
3. Mahasiswa harus menjadi center learning
student dalam perkuliahan sehingga mahasiswa yang lebih kreatif.
http://www.ruaitv.co.id/2012/11/29/bencana-ekologi-ancam-kalimantan/
http://ekosistem-ekologi.blogspot.com/2013/02/memahami-pengertian-ekologi.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar